Masih Level ASEAN

​Gagal ke Piala Dunia U-20, Indonesia Masih di Level Asia Tenggara – – Andi Abdullah Sururi – – Indonesia tersingkir di Piala Asia U-19 dan oleh sebab itu gagal menggapai mimpi tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan. Level “Merah Putih” masih di Asia Tenggara. Kalah dari Uzbekistan di laga pertama Grup B, lalu hari ini ditekuk Australia 0-1, Evan Dimas dkk. dipastikan masuk kotak dari turnamen junior ini. Hanya menyisakan satu pertandingan melawan Uni Emirat Arab, “Garuda Muda” takkan bisa memenuhi syarat untuk lolos bahkan dengan predikat runner-up grup — karena tim-tim lain memiliki poin yang lebih baik sampai fase ini selesai. Tadinya, mimpi lolos ke Piala Dunia U-20 tahun 2015 hanya bisa terwujud apabila Indonesia mampu menembus minimal babak semifinal — karena empat tim semifinalis itulah yang akan mewakili Asia di turnamen Piala Dunia Junior di Selandia Baru tersebut. Itu artinya, Timnas U-19 saat ini belum bisa menembus level dunia bahkan Asia. Kenyataannya, Indonesia masih berkutat di kawasan Asia Tenggara. Itu diteguhkan ketika skuat asuhan Indra Sjafri berhasil menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013, yang digelar di Indonesia. Di level Asia, timnas (senior) Indonesia baru empat kali tampil di putaran final Piala Asia, dari 15 gelaran. Keempat kalinya itu dicatat secara beruntun dari 1996 sampai 2007, tapi kemudian tidak lolos lagi di dua edisi berikutnya (yang terakhir). Di level serupa di pentas yang berbeda, prestasi tertinggi Indonesia di Asian Games adalah semifinal, sebanyak tiga kali (1954, 1958, 198). Kenyataan yang lain, di Asia Tenggara pun Indonesia bukanlah yang paling dominan. Di Piala AFF (sebelumnya bernama Piala Tiger), dari Sembilan kali turnamen Indonesia belum pernah jadi juara. Di SEA Games, Indonesia pernah dua kali juara, tapi yang terakhir pun diraih sudah sangat lama, yakni di tahun 1991. Di level junior, prestasi terbaik sejauh ini adalah juara Asia di tingkat U-19, yang terjadi di tahun 1961. Timnas U-19 Indonesia juga pernah tampil di Piala Dunia U-20 tahun 1979, tapi kandas di fase grup, kalah dari Argentina, Polandia, dan Yugoslavia. (Baca artikelnya di sini). Bagaimanapun, itulah satu-satunya Piala Dunia yang sejauh ini pernah diikuti indonesia — kecuali Piala Dunia (senior) tahun 1938, dengan nama ‘Hindia Belanda’.

12 Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s