Ternyata Ada 1.200 Penggunaan Energi Nuklir di Jatim

​Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) tengah berkonsentrasi mengawasi keberadaan industri dan instansi yang memanfaatkan energi nuklir di Jatim.

Menurut mereka, saat ini ada 1.200 penggunaan nuklir di wilayah ini.

“Keberadaan mereka harus diawasi demi kepatuhan safety penggunaan energi nuklir . Harus berstandar keamanan,” kata Kepala Bapeten , Prof Jazi Eko Isyanto, di Surabaya, Kamis (19/4/2017).

Dari ribuan penggunaan energi pengionan ini, tersebar di 451 pengguna nuklir . Di antaranya paling dominan adalah untuk sektor industri dan medis.

Dalam catatan Bapeten dari 451 pengguna energi radioaktif ini, sebanyak 112 adalah perusahaan manufaktur .

Sisanya sebanyak 339 ada di rumah-rumah sakit dan kepentingan medis. Mereka memanfaatkan energi nuklir untuk kebutuhan operasi.

Dokter biasanya memberikan Obat teknisium untuk pasiun. Dengam minum susu Barium itu, dokter akan tahu posisi kanker.

Selanjutnya, dengan memanfaatkan energi nuklir kanker itu ditembakkan ke titik kanker pasien.

Selain itu juga untuk kebutuhan diagnostik, rongten, terapi penyakit dan lain-lain dengan sinar X. Seperti terapi kanker dengan radio ion juga banyak memanfaatkan energi nuklir .

Banyak pula penggunaan sumber radiasi pengionan ini di Jatim untuk sektor industri. Di antaranya untuk industri plastik, kertas, baja, hingga Pengeboran minyak.

Namun dari ratusan pengguna nuklir tersebut, angka kepatuhan mereka belum seratus persen. Yakni 92 persen.

Meski demikian, Badan Pengawas Nuklir itu mengapresiasi angka kepatuhan ini. “Masih lebih baik untuk kepatuhan nasional yang baru 86 persen,” kata Jazi.

Angka kepatuhan penggunaan energi nuklir sesuai standar operasi itu diperoleh setelah Bapeten melalukan inspeksi rutin.

Standar keamanan dan keselamatan sangat penting penggunaan energi nuklir sangat penting.

“Ada indeks keselamatan untuk mengetahui kadar safety penggunaan nuklir ini,” kata Direktur Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Radio Aktif Bapeten , Sugeng Sumbarjo.

Bapeten dalam pengawasannya meliputi tiga hal yakni pengawasan peraturan, perizinan, dan inspeksi.

Pengawasan dilakukan untuk menjamin keselamatan dan keamanan kepada pekerja di lingkungan industri. Juga memberi jaminan keselamatan masyarakat dan lingkungan.

“Untuk mempermudah layanan inspeksi, kami meluncurkan aplikasi berbasis online, licensing and inspection system online ,” kata Sugeng.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s