Samadikun Baru Bayar Denda 50%, Rumah di Menteng Jadi Jaminan

​Jakarta – Terpidana kasus BLBI Samadikun Hartono dikenakan denda sebesar Rp 169 miliar selain kurungan selama 4 tahun. Kini, Samadikun baru membayar setengahnya uang denda tersebut.

“Baru 50 persen itu Rp 160 miliar (totalnya) sudah Rp 81 miliar lah yang dibayar cash,” kata Kajari Jakarta Pusat, Didik Istianta, di Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2017).

Rumah Samadikun Hartono di Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Jati Sherawidianti/detikcom
Didik menyebut Samadikun harus melunasi pembayaran denda tersebut hingga akhir 2017 ini. Sebab ia keberatan jika pembayaran denda dilakukan secara mencicil.

“Dia minta mencicil, tapi saya tidak mau saya maunya tahun ini selesai. Ya harus diupayakan selesai,” kata Didik.

Selain itu kejaksaan juga telah menelusuri beberapa aset milik Samadikun. Di antaranya rumah di Menteng dan tanah di Jonggol. Bahkan rumah di Menteng telah diserahkan sebagai jaminan jika tidak bisa membayar denda.

“Kalau rumah di Menteng malah diserahin ke kita sebagai jaminan. Dia ini kan maunya mencicil, dia serahin sertifikat bukti serius,” ujarnya.

Samadikun adalah mantan Presiden Komisaris Bank Modern yang menjadi satu dari 22 penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dana talangan dikeluarkan pemerintah sebagai pinjaman kepada Bank Modern untuk menghindari masalah likuiditas di krisis moneter 1998 lalu.

Samadikun divonis empat tahun penjara dalam kasus penyalahgunaan dana talangan dari Bank Indonesia senilai Rp 2,5 triliun. Akibatnya negara dirugikan Rp 169 miliar. Ketika baru akan dieksekusi pada tahun 2003, Samadikun kabur ke luar negeri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s