Category Archives: Manutd Musim 2017-2018

Spurs Kalahkan MU

London – Tottenham Hotspur menundukkan Manchester United di lanjutan Liga Inggris. The Lilywhites menang 2-0 saat menjamu The Red Devils.

Dalam pertandingan di Wembley, Kamis (1/2/2018) dinihari WIB, Spurs tampil dominan. Mereka mampu sedikit menguasai jalannya pertandingan dengan catatan penguasaan bola 52,4 persen dalam data yang dilansir situs resmi turnamen.

Ada sebanyak 21 tembakan yang dilepaskan oleh tim asuhan Mauricio Pochettino itu, enam mencapai sasaran. Sementara itu, MU, yang kesulitan menembus pertahanan Spurs, cuma enam kali melepaskan tembakan. Ada tiga yang mencapai sasaran, tak ada yang menjadi gol.

Gol dari Christian Eriksen pada menit pertama dan gol bunuh diri Phil Jones pada menit ke-28 menjadi pembeda hasil pertandingan.

Dengan tambahan tiga poin ini, Spurs tetap ada di posisi kelima klasemen dengan raihan 48 poin. Sementara itu, MU tetap menghuni peringkat kedua dengan raihan 53 angka.

Jalannya pertandingan

Spurs unggul dua gol saat babak pertama. Eriksen dan gol bunuh diri Jones yang membawa tim asal London utara itu memimpin di babak pertama.

Peluang pertama Spurs di babak kedua tercipta lewat Son Heung-min pada menit ke-49. Tendangan pemain Korea Selatan itu masih menyamping.

Umpan panjang Paul Pogba di menit ke-56, bisa dikuasai Romelu Lukaku di kotak penalti Spurs. Tendangan keras pemain Belgia itu bisa ditepis oleh kiper Spurs, Hugo Lloris.

Tendangan jarak jauh Eriksen pada menit ke-65 berbahaya. Tapi, belum membuahkan hasil. Arahnya sedikit menyamping.

Usaha Kane dua menit berselang masih bisa ditangkap oleh kiper MU, David De Gea. Spurs melewatkan peluang lagi, kali ini tendangan Son di menit ke-69 masih menyamping.

Kane mengancam pada menit ke-75. Tendangannya dari dalam kotak penalti masih bisa diblok oleh bek MU, Chris Smalling hingga berbuah tendangan sudut.

Kesalahan umpan Ander Herrera sesaat kemudian membuat situasi berbahaya untuk MU. Bolanya bisa dikuasai Eric Dier, lalu bisa melepaskan tendangan, yang arahnya belum tepat sasaran.

Di sisa pertandingan tak ada lagi gol tambahan, Spurs menang dengan skor akhir 2-0.

Susunan Pemain:

Spurs: Lloris, Trippier, Sanchez, Vertonghen, Davies, Dier, Dembele (Wanyama 90), Eriksen, Dele (Sissoko 88), Son (Lamela 80), Kane

MU: De Gea, Valencia, Jones, Smalling, Young, Pogba (Mata 63), Matic, Sanchez, Lingard (Fellaini 63) (Herrera 70), Martial, Lukaku

Advertisements

Biaya Inap Hotel Mourinho sebagai Manajer MU

Semenjak menangani Manchester United, Jose Mourinho masih betah menginap di hotel. Seiring dengan diperpanjangnya kontrak Mourinho, mari kita intip seberapa besar ia sudah mengeluarkan biaya inap di hotel tersebut.

Peracik taktik asal Portugal tersebut baru saja menandatangani kontrak baru dengan The Red Devils, yang mulai ia tangani sejak 1 Juli 2016.

Baca juga: MU Perpanjang Kontrak Mourinho Sampai 2020

Dalam kontrak baru itu, Mourinho diikat MU sampai 2020. Gajinya diprediksi ikut naik, dari sebelumnya berada di kisaran 250 ribu pound sterling (Rp 4,7 miliar) per pekan.

Kontrak baru tersebut sekaligus menegaskan komitmen Mourinho dengan MU. Komitmennya memang sempat dipertanyakan, salah satunya karena fakta bahwa keluarganya masih berdomisili di London dan Mourinho sendiri belum punya rumah di Manchester.

Sejauh ini, Mourinho memilih untuk menjadikan sebuah kamar mewah di Hotel Lowry sebagai “rumah” untuknya di kota Manchester. Ia menegaskan sudah merasa sangat nyaman di hotel tersebut.

Baca juga: Rasa Malas Bikin Mourinho Masih Pilih Tinggal di Hotel

Tentu salah satu imbasnya adalah biaya inap hotel yang mesti rutin dikucurkan Mourinho — kendatipun nilai itu niscaya tidak terasa signifikan jika dibandingkan dengan gajinya.

Berikut sejumlah catatan

Soccerway mengenai estimasi dan hitung-hitungan biaya inap Mourinho semasa menangani MU:

– Mourinho diperkirakan membayar sekitar 816 pound sterling (Rp 15,4 juta) per malam di Hotel Lowry.

– Sejak menangani Setan Merah pada 1 Juli 2016, Mourinho diestimasikan sudah mengeluarkan sampai 468.384 pound sterling (Rp 8,84 miliar) untuk biaya inap hotel. Estimasi ini muncul jika menghitung durasi 574 hari.

– Jika saja Mourinho terus memilih untuk menginap di Hotel Lowry sampai 1 Juli 2020 mendatang, atau empat tahun sejak teken kontrak pertamanya di MU, ia bakal mengeluarkan total 1.191.360 pound sterling (Rp 22,4 miliar). Untuk biaya hotel saja.

MU melaju ke babak Kelima Piala FA

Alexis Sanchez menjalani debut di Manchester United pada laga melawan Yeovil Town di babak keempat Piala FA. MU menang telak 4-0 dan melaju ke babak kelima.

Sanchez tampil sebagai starter saat MU dijamu Yeovil di Huish Park, Yeovil, Sabtu (27/1/2018) dinihari WIB. Penyerang asal Chile itu bahu-membahu dengan Marcus Rashford dan Juan Mata di lini serang.

Ini adalah pertandingan pertama Sanchez bersama MU sejak resmi bergabung dari Arsenal pada awal pekan ini. Dia tampil selama 72 menit pada laga ini dan menyumbangkan satu assist.

Menghadapi lawan yang berasal dari League Two atau divisi empat, MU mendominasi permainan. Namun, The Red Devils cuma bisa mencetak satu gol di babak pertama melalui Rashford pada menit ke-41.

MU mampu melesakkan tiga gol tambahan setelah turun minum. Ander Herrera membawa MU unggul 2-0 pada menit ke-61, sebelum Jesse Lingard mencetak gol ketiga pada menit ke-89 dan Romelu Lukaku memantapkan kemenangan tim tamu di injury time.

Jalannya Pertandingan

Peluang pertama jadi milik Yeovil. Jordan Green memanfaatkan kecepatannya untuk menembus kotak penalti MU di menit ketujuh. Tapi, penyelesaian Green terlalu mudah untuk digagalkan oleh penjaga gawang Sergio Romero.

Tim tuan rumah kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-15. Omar Sowunmi menyundul bola tendangan bebas, tapi arahnya tepat ke tangkapan Romero.

MU baru bisa menciptakan peluang bersih saat laga memasuki menit ke-24. Sanchez mengoperkan bola kepada Scott McTominay yang berada di kotak penalti. McTominay kemudian menembak ke arah gawang, tapi ditepis oleh kiper Artur Krysiak.

Berselang enam menit, giliran Sanchez yang berpeluang mencetak gol. Tapi, tendangan bebasnya masih bisa diantisipasi oleh Krysiak.

Yeovil juga mendapatkan kesempatan lewat tendangan bebas. Namun, eksekusi Thomas James dengan mudah dimentahkan oleh Romero.

MU akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan pada menit ke-41 melalui gol Rashford. Gol ini tak lepas dari kecerobohan barisan belakang Yeovil. Mereka tak segera membuang bola di kotak penalti, sementara Rashford terus mengejar dari belakang. Sebelum bola ditangkap oleh Krysiak, Rashford lebih dulu mencocornya ke dalam gawang.

Skor 1-0 untuk keunggulan MU bertahan hingga berakhirnya babak pertama.

Rashford punya kans memperbesar keunggulan MU pada awal babak kedua. Tapi, tembakannya dari dalam kotak penalti masih melenceng tipis setelah mengenai kaki pemain lawan.

MU kemudian memimpin 2-0 setelah Herrera mencetak gol pada menit ke-61. Sanchez yang menguasai bola di luar kotak penalti mengoperkannya kepada Herrera yang berada di sisi kiri kotak penalti. Herrera menuntaskan peluang ini dengan tembakan keras yang bersarang di gawang Yeovil.

Meski gawangnya jarang terancam, Romero selalu siap ketika dibutuhkan. Kiper asal Argentina itu berada di posisi yang tepat untuk menangkap tembakan Sam Surridge pada menit ke-76.

Lingard membawa MU memimpin 3-0 pada menit ke-89. Meski dikepung beberapa pemain lawan, dia menggiring bola ke kotak penalti Yeovil sebelum melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa diantisipasi oleh Krysiak.

Gol penutup pada laga ini dicetak oleh Lukaku di menit ketiga injury time. Lukaku yang berdiri bebas dengan mudah menyontek umpan silang Marcos Rojo untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Susunan Pemain

Yeovil Town: Krysiak, James, Sowunmi, N Smith, Dickson, Green (Fisher 69′), Bird (Browne 56′), Wing (Smith 83′), Gray, Surridge, Zoko

Manchester United: Romero, Darmian, Lindelof, Rojo, Shaw, Carrick, Herrera, Mata (Lukaku 65′), McTominay, Sanchez (Lingard 72′), Rashford (Gomes 88′)

Hasil Liga Champions, Manchester United Juarai Grup A & Umpan dan Kartu Merah Pogba Warnai Kemenangan Man United atas Arsenal

MANCHESTER, KOMPAS.com – Manchester United memastikan diri sebagai juara Grup A Liga Champions setelah menang pada laga pamungkas kontra CSKA Moskva di Stadion Old Trafford, Selasa (5/12/2017) atau Rabu dini hari WIB.

Pada pertandingan itu, Manchester United sempat tertinggal terlebih dulu lantaran gol Alan Dzagoev pada babak pertama. Namun, mereka bangkit pada babak kedua dan membalas lewat gol Romelu Lukaku dan Marcus Rashford.

Manchester United yang cuma membutuhkan hasil imbang untuk memastikan diri lolos, langsung tampil menekan sejak menit pertama pertandingan. Mereka juga mendominasi penguasaan bola.

Namun, justru CSKA yang unggul terlebih dulu pada menit ke-45. Alan Dzagoev mengejutkan publik Old Trafford setelah sukses mengonversi umpan Vitinho dan menjebol gawang Sergio Romero.

Intensitas serangan Setan Merah meningkat pada babak kedua. Namun, baru pada menit ke-64 gol penyama kedudukan tuan rumah lahir setelah umpan silang Paul Pogba diselesaikan Romelu Lukaku dengan sontekan yang mengecoh Igor Akinfeev.

Dua menit berselang, tuan rumah berbalik unggul. Kali ini Marcus Rashford mencatatkan namanya di papan skor seusai memanfaatkan umpan silang Juan Mata.

Skor 2-1 itu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini menempatkan Manchester United sebagai juara Grup A dengan koleksi 15 poin. Klub berjulukan Setan Merah itu unggul tiga angka atas FC Basel yang pada laga pamungkas menang di kandang Benfica.

CSKA berada di posisi ketiga dengan 9 angka disusul Benfica yang sama sekali tak mendapatkan poin. Finis di posisi ketiga grup, CSKA berhak lolos ke babak 32 besar Liga Europa.

Manchester United 2-1 CSKA Moskva (Romelu Lukaku 64′, Marcus Rashford 66′; Alan Dzagoev 45′)

Manchester United (3-4-3): 20-Sergio Romero; 2-Victor Lindelof, 12-Chris Smalling, 17-Daley Blind; 25-Antonio Valencia (38-Axel Tuanzebe 72′, 6-Paul Pogba, 21-Ander Herrera (39-Soctt McTominay 66′), 23-Luke Shaw; 8-Juan Mata; 9-Romelu Lukaku (11-Anthony Martial 74′), 19-Marcus Rashford.

Pelatih: Jose Mourinho

CSKA Moskva (3-4-3): 35-Igor Akinfeev; 4-Sergei Ignashevich, 5-Viktor Vasin, 24-Vasili Berezutski; 2-Mario Fernandes, 17-Aleksandr Golovin, 89-Konstantin Kuchaev, 14-Kirill Nababkin (80-Khetag Khosonov 90+1′); 11-Vitinho (75-Timur Zhamaletdinov 82′), 63-Fedor Chalov (72-Astemir Gordyushenko 66′), 10-Alan Dzagoev.

Pelatih: Victor Goncharenko

Wasit: Gianluca Rocchi

Stadion Emirates, Sabtu (2/12/2017).

Pada pertandingan pekan ke-15 Premier League—kasta teratas Liga Inggris—Manchester United menang berkat gol Antonio Valencia (4′) dan dua gol Jese Lingard (11′, 63′). Tuan rumah hanya bisa membalas via Alexandre Lacazette.

Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal. Paul Pogba mendapat kartu merah langsung akibat menginjak kaki Hector Bellerin (74′). Namun, Arsenal tetap gagal mengatasi ketertinggalan meski unggul jumlah pemain dalam 16 menit terakhir.

Kemenangan atas Arsenal ini memangkas jarak poin dengan Manchester City selaku pemuncak klasemen yang baru akan bertanding pada Minggu (3/12/2017). MU mantap di posisi ketiga dengan koleksi 35 poin, tertinggal lima poin.

Sementara itu, Arsenal terpeleset ke posisi kelima dengan 28 poin. Mereka disalip Liverpool yang menang telak 5-1 di markas Brighton & Hove Albion.

Kegagalan Arsenal mempertahankan tren positif tak lepas dari kinerja buruk lini belakang.

Berawal dari kesalahan Laurent Koscielny memberi umpan melebar kepada Sead Kolasinac, bola dicuri Antonio Valencia. Ia melakukan umpan satu-dua kepada Paul Pogba, sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke arah pojok bawah gawang yang tak mampu dihadang Petr Cech.

Tujuh menit berselang, gawang Cech kembali bobol. Kali ini, Shkodra Mustafi tak jelas dalam melakukan sapuan sehingga bola dicuri Romelu Lukaku.

Bola lantas diberikan kepada Anthony Martial. Dengan sekali sentuh, dia mengumpan ke Lingard untuk memperdaya Cech.

Empat menit babak kedua berjalan, Arsenal membuka asa untuk mengatasi defisit dua gol. Lacazette mempertipis keadaan setelah sukses mengonversi umpan Aaron Ramsey.

Akan tetapi, Lingard kembali mematikan asa Arsenal pada menit ke-63. Pogba kembali menjadi kreator gol Setan Merah pada laga di markas Arsenal ini.

Namun, Pogba lantas berubah menjadi pesakitan pada menit ke-77 usai menginjak Bellerin.

Untung bagi MU, Arsenal gagal memanfaatkan keunggulan pemain. Skor 3-1 untuk kemenangan MU tetap bertahan.

Arsenal 1-3 Manchester United (Alexandre Lacazette 49′ ; Antonio Valencia 4′, Jesse Lingard 11′, 63′)

Arsenal: 33-Petr Cech, 18-Nacho Monreal, 6-Laurent Koscielny, 20-Skhodran Mustafi (17-Alex Iwobi 15′), 31-Sead Kolašinac (12-Olivier Giroud 76′), 24-Hector Bellerín, 8-Aaron Ramsey, 29-Granit Xhaka (23-Danny Welbeck 70′), 11-Mesut Oezil, 7-Alexis Sánchez, 9-Alexander Lacazette

Pelatih: Arsene Wenger

Manchester United: 1-David De Gea, Antonio Valencia (C), 5-Marcos Rojo, 2-Viktor Lindelof, 12-Chris Smalling, 18-Ashley Young (19-Marcus Rashford 90′), 31-Nemanja Matic, 14-Jesse Lingard (36-Matteo Darmian 76′), 6-Paul Pogba, 11-Anthony Martial (21-Ander Herrera 67′), 9-Romelu Lukaku

Pelatih: Jose Mourinho

Wasit: Andre Marriner

MU dikalahkan Morata

LONDON, KOMPAS.com –

Alvaro Morata menjadi bintang kemenangan 1-0 Chelsea atas Manchester United pada pertandingan pekan ke-11 Premier League – kasta teratas Liga Inggris – di Stadion Stamford Bridge, Minggu (5/11/2017).

Kekalahan dari Chelsea ini membuat Manchester United kian jauh dari Manchester City. Pasukan Jose Mourinho itu berada di posisi kedua dengan koleksi 23 poin, tertinggal 8 angka dari Man City.

Manchester United cuma unggul selisih gol atas Tottenham Hotspur. Chelsea berada satu anak tangga di bawah Tottenham dengan koleksi 22 poin.

Laga antara Chelsea dan Manchester United berjalan berimbang. Permainan menyerang langsung diperagakan kedua tim sejak menit pertama bergulir.

Chelsea memberikan ancaman pertama lewat N’Golo Kante dengan melepas tembakan dari luar kotak penalti namun mampu diredam kiper Man United, David De Gea.

Pada menit ke-6 bola sempat bersarang di dalam gawang De Gea setelah Phil Jones salah mengantisipasi umpan silang Marcos Alonso.

Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena Alvaro Morata lebih dulu dianggap melakukan dorongan terhadap Jones.

Beberapa peluang bagus didapatkan Chelsea. Berdasarkan catatan BolaSport , The Blues bisa membuat 11 peluang dengan empat di antaranya tepat sasaran pada babak pertama.

Sementara itu, Man United hanya membuat total empat peluang dan peluang Lukaku pada menit ke-16 satu-satunya yang jitu.

(Baca Juga: Setelah 1.514 Hari Berlalu, Kapten Manchester United Ini Kembali Masuk Timnas Inggris )

Memasuki menit ke-20 pertandingan cenderung berlangsung keras. Hanya dalam 8 menit setidaknya terjadi total 15 pelanggaran.

Pada babak kedua Chelsea terlihat lebih mendominasi jalannya pertandingan dan lebih sering memberikan tekanan di lini pertahanan Man United.

Hingga menit ke-50 belum ada peluang berarti yang didapatkan tim besutan Antonio Conte.

(Baca Juga: Komplet! Inilah 11 Pemain yang Terlibat Gol 52 Sentuhan Leroy Sane untuk Manchester City)

Namun, lima menit kemudian lewat umpan silang Cesar Azpilicueta, Alvaro Morata berhasil memenangi duel udara dan mengarahkan bola ke tiang jauh dengan tandukannya yang gagal diantisipasi De Gea.

Kebobolan lebih dulu membuat Mourinho mengubah strategi bermain dan menambah daya gedor di lini depan dengan memasukkan Anthony Martial dan Marouane Fellaini pada menit ke-62.

Sebaliknya, Conte memperlihatkan upaya menambah kekuatan di lini pertahanan dengan memasukkan Antonio Ruediger (66′) dan Danny Drinkwater (79′).

Tak ada tambahan gol tercipta. Chelsea pun berhak atas raihan tiga poin atas Man United di pertandingan ini. (Wisnu Nova)

Chelsea 1-0 Manchester United (Alvaro Morata 55′)

Chelsea (3-4-1-2): 13-Thibaut Courtois; 28-Cesar Azpilicueta, 27-Andreas Christensen, 24-Gary Cahill; 21-Davide Zappacosta (2-Antonio Ruediger 66′), 7-N’Golo Kante, 14-Tiemoue Bakayoko, 3-Marcos Alonso; 4-Cesc Fabregas (6-Danny Drinkwater 79′); 9-Alvaro Morata, 10-Eden Hazard (22-Willian 87′).

Pelatih: Antonio Conte

Man United (3-4-1-2): 1-David De Gea; 3-Eric Bailly, 4-Phil Jones (27-Marouane Fellaini 63′), 12-Chris Smalling; 25-Antonio Valencia, 31-Nemanja Matic, 21-Ander Herrera, 18-Ashley Young (14-Jesse Lingard 78′); 22-Henrikh Mkhitaryan (11-Anthony Martial 62′); 19-Marcus Rashford, 9-Romelu Lukaku.

Pelatih: Jose Mourinho.

Wasit: Anthony Taylor

Hasil & Klasemen

Liverpool – MU

Liverpool – Liverpool tampil mendominasi atas Manchester United. Sayangnya, itu tak mampu ditransformasikan jadi kemenangan karena laga berakhir 0-0.

Pada laga pekan kedelapan yang dihelat di Anfield, Sabtu (14/10/2017) malam WIB, Liverpool menguasai 62 persen ball possesion serta membuat total 13 attempts, dengan lima mengarah ke gawangnya.

Sayangnya, tak ada satupun peluang yang mampu menembus jala MU yang dikawal David De Gea. Sementara, MU yang lebih banyak bertahan hanya punya satu attempts on target dari total tiga.

Hanya meraih satu poin membuat Liverpool kini baru punya 13 poin dari delapan laga berlalu dan duduk di posisi keenam. Sementara MU sementara menguasai puncak klasemen dengan 20 poin, unggul satu poin dari Manchester City yang akan menghadapi Stoke City.

Jalannya Pertandingan

MU langsung menekan begitu peluit dibunyikan dan hasilnya mereka mendapat dua sepak pojok ketika laga belum genap dua menit. Namun, tim tamu tak mampu memaksimalkannya.

Sementara Liverpool mendapat peluang pertamanya di menit ketujuh lewat Giorginio Wijnaldum. Tapi sepakan pemain Belanda itu dari depan kotak penalti masih mengarah tepat ke David De Gea.

Tak ada Sadio Mane yang absen karena cedera hamstring, Liverpool mengandalkan kecepatan Mohamed Salah di sisi kanan. Sementara itu Coutinho dimainkan sebagai trio lini depan.

Sepanjang 20 menit laga berjalan, Liverpool memang lebih mendominasi permainan dengan menekan pertahanan MU. Sementara MU lebih banyak menunggu dan melakukan serangan balik.

Di menit ke-20, Salah mendapat bola umpan dari Firmino di depan gawang namun sepakannya terlalu lemah dan tak menemui sasaran.

Nemanja Matic nyaris mendapat gol ketika bola muntah di pertahanan Liverpool pada menit ke-30, namun sepakan kaki kirinya masih melayang tipis di atas mistar.

Liverpool mendapat dua peluang beruntun di menit ke-34. Pertama dari sepakan Joel Matip meneruskan umpan tarik Firmino tapi De Gea bisa menepisnya. Bola disapu Phil Jones tapi tak sempurna dan langsung disambar Salah yang berujung di sisi gawang.

Peluang emas pertama MU didapat di menit ke-44 ketika kombinasi umpan cepat para pemainnya di depan kotak penalti Liverpool membuat Lukaku dalam posisi on goal. Sayangnya Mignolet dengan sigap menepis sepakan Lukaku dari jarak dekat.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Masuk di babak kedua, Liverpool masih menguasai pertandingan dan terus menekan pertahanan MU. Tapi para pemain Liverpool kesulitan menciptakan peluang.

Peluang pertama di babak ini lahir pada menit ke-57 ketika Joe Gomez memberikan umpan lambung ke kotak penalti dan disambut sepakan Emre Can dari jarak dekat. Sayangnya bola melayang di atas mistar.

Setelah itu Liverpool kembali lagi menemui tembok tebal di daerah pertahanan MU dan lebih banyak memutar bola di sisi sayap. Padatnya lini tengah tim tamu menjadi alasannya.

Ada satu peluang yang didapat Salah untuk mencetak gol di pertengahan babak kedua tapi tandukannya meneruskan umpan Firmino masih menyamping.

Demi mempertajam lini serang, Liverpool memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain dan Daniel Sturridge untuk menggantikan Salah serta Coutinho yang sudah mulai kelelahan.

Masuknya Domenic Solanke juga tak banyak membantu karena pertahanan MU terlalu sulit ditembus. Tak ada gol hingga laga berakhir.

Susunan Pemain

Liverpool: Mignolet, Gomez, Matip, Lovren, Moreno, Henderson, Can, Wijnaldum, Salah (Chamberlain 79′), Coutinho (Sturridge 80′), Firmino (Solanke 88′)

Manchester United: De Gea, Valencia, Smalling, Jones, Darmian, Matic, Herrera, Martial (Rashford 66′), Mkhitaryan (Lingard 64′), Young (Lindelof 92′), Lukaku

JOSE MOURINHO sedang memantau wonderkid Serbia Mijat Gacinovic yang membantu Timnas lolos kualifikasi 

Manajer Manchester United terlihat agak malu-malu di tengah kerumunan suporter  mengenakan topi bisbol abu-abu.

Ada beberapa spekulasi bahwa Mourinho sedang mengincar pemain muda Serbia Sergej Milinkovic-Savic – namun pemain berusia 22 tahun itu belum memiliki cap penuh untuk Serbia – dan tidak berada dalam skuad. Dan kini The Mirror melaporkan bahwa objek perhatian Mourinho sebenarnya adalah gelandang Eintracht Frankfurt Gacinovic. Pemain berusia 22 tahun ini telah menjadi salah satu prospek paling menarik di Bundesliga, bahkan Bayern Munich juga diyakini turut memantaunya. Di kancah internasional ia terlibat dalam tiga pertandingan.

Nemanja Matic bermain dan mencetak gol untuk negara Balkan dalam kualifikasi Piala Dunia, sementara Marko Arnautovic mencetak gol melawan negara nenek-moyangnya saat membantu Austria menang 3-2. Kemungkinan  Matic yang telah menyarankan pada Mourinho agar melihat langsung bakat Gacinovic, yang biasa beroperasi di sayap. Itu adalah posisi yang membuat Mourinho tampak frustasi untuk membenahi lini sayap MU selama musim panas, incarannya Ivan Perisic dari Inter Milan memutuskan untuk tetap tinggal di Serie A dan Thomas Lemar target buruan lainnya dikabarkan sudah Deal dengan Arsenal.