Category Archives: Psikologi

Kejujuran 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ}

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah kalian bersama orang-orang yang benar (jujur ). (At-Taubah: 119)

Yakni jujurlah kalian dan tetaplah kalian pada kejujuran, niscaya kalian akan termasuk orang-orang yang jujur dan selamat dari kebinasaan serta menjadikan bagi kalian jalan keluar dari urusan kalian.

Surprise! Bos Tesla Elon Musk Mengaku Idap Gangguan Bipolar

​Jakarta – Bos Tesla, Elon Musk dikenal memiliki pandangan-pandangan jenius tentang teknologi. Tetapi ia bukanlah seseorang yang suka mengumbar kehidupan pribadinya.


Namun akhir Juli lalu, sebuah pengakuan mengejutkan keluar dari mulut pria berusia 43 tahun ini. Saat itu ia membalas cuitan salah seorang follower-nya.

Si follower bertanya apakah Musk mengidap gangguan bipolar, dan dengan jujurnya ia menjawab ‘Yeah’. Ia juga mengaku mengalami ‘fase naik turun yang luar biasa’ dalam hidupnya. Bahkan ia merasa mengalami stres yang tak berkesudahan.

“Kenyataannya saya mengalami fase naik yang luar biasa, fase turun yang buruk dan stres tak berkesudahan,” cuitnya saat itu, seperti dilaporkan The Sun.

Oleh follower-nya yang lain, Musk kemudian ditanya bagaimana caranya menghadapi stres selama ini. Apalagi ia adalah seorang CEO sebuah perusahaan besar.

Ia pun menjawab, “Saya yakin ada banyak jawaban yang lebih baik dari yang saya miliki, tetapi saya hanya menyimpan sakitnya dan memastikan Anda benar-benar memperhatikan apa yang Anda lakukan.”

Hanya saja Musk mengatakan ia tak pernah didiagnosis secara resmi dengan gangguan bipolar. “Saya tak tahu pasti. Tetapi perasaan yang buruk berkorelasi dengan kejadian-kejadian yang buruk, jadi mungkin persoalan sebenarnya adalah ketika saya terhanyut dalam sesuatu yang saya mulai sendiri,” lanjutnya.

Baca juga: Mengenal Ciri Depresi dan Mania pada Pasien Bipolar

Menariknya, gangguan bipolar memang sering disebut sebagai penyakitnya para CEO sebab mereka mengalami episode manik (euforia dan optimis) dan depresif sekaligus. Karakteristik manik, seperti selalu optimis dan berani mengambil risiko, itulah yang membentuk mereka menjadi seorang wirausahawan sejati.

Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari Stanford dan University of Denmark di tahun 2015 juga mengatakan, gangguan bipolar tak melulu memberikan efek negatif pada pekerjaan karena optimisme tadi.

Peneliti menambahkan, bagi pengidap gangguan bipolar yang tidak sukses, mereka biasanya kesulitan untuk memanajemen usahanya dan ini berakibat pada rendahnya penghasilan yang didapatkannya. Tetapi sebaliknya, sekali sukses, pengidap gangguan bipolar biasanya jauh lebih sukses dari orang kebanyakan.

Anak,Isteri dan Harta adalah Cobaan

Al-Anfal, ayat 27-28

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (27) وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ (28) }

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul-(Nya) dan (juga) janganlah kalian mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepada kalian, sedangkan kalian mengetahui. Dan ketahuilah bahwa harta kalian dan anak-anak kalian itu hanyalah sebagai cobaan, dan sesungguhnya di sisi Allahlah pahala yang besar.

Abdur Razzaq ibnu Abu Qatadah dan Az-Zuhri mengatakan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Lubabah ibnu Abdul Munzir ketika Rasulullah Saw. mengutusnya kepada Bani Quraizah untuk menyampaikan pesan beliau agar mereka tunduk di bawah hukum Rasulullah Saw. Lalu orang-orang Bani Quraizah meminta saran dari Abu Lubabah mengenai hal tersebut, maka Abu Lubabah mengisyarat­kan kepada mereka dengan tangannya ke arah tenggorokannya, yang maksudnya ialah disembelih, yakni mati.

Kemudian Abu Lubabah sadar bahwa dengan perbuatannya itu berarti dia telah berbuat khianat kepada Allah dan Rasul-Nya. Maka ia bersumpah bahwa dirinya tidak akan makan hingga mati atau Allah menerima tobatnya.

Lalu Abu Lubabah pergi ke masjid Madinah dan mengikat dirinya di salah satu tiang masjid. Dia tinggal dalam keadaan demikian selama sembilan hari hingga tak sadarkan dirinya karena kepayahan. Maka Allah menurunkan wahyu kepada Rasul-Nya bahwa tobat Abu Lubabah diterima.

Kemudian orang-orang datang kepadanya menyampaikan berita gembira bahwa Allah telah menerima tobatnya. Mereka bermaksud akan melepaskan ikatannya dari tiang masjid itu, tetapi Abu Lubabah ber­sumpah bahwa jangan ada seorang pun yang melepaskannya dari tiang masjid itu selain Rasulullah Saw. dengan kedua tangannya sendiri. Akhirnya Rasulullah Saw. melepaskan ikatannya, lalu berkatalah Abu Lubabah, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah bernazar bahwa seluruh hartaku akan aku habiskan untuk sedekah.” Maka Rasulullah Saw.bersabda :

يَجْزِيكَ الثُّلُثُ أَنْ تَصدَّقَ بِهِ

Cukuplah bagimu dengan menyedekahkannya sepertiga darinya

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Al-Haris. telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz, telah menceritakan kepada kami Yunus ibnul Haris At-Taifi, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah ibnu Aun As-Saqafi, dari Al-Mugirah ibnu Syu’bah yang mengatakan bahwa ayat berikut diturunkan berkenaan dengan ter­bunuhnya Usman r.a., yaitu firman-Nya:Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul-Nya.(Al-Anfal: 27), hingga akhir ayat.

Ibnu Jarir mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Al-Qasim ibnu Bisyr ibnu Ma’ruf, telah menceritakan kepada kami Syababah ibnu Siwar, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnul Muharram yang mengatakan bahwa ia pernah bersua dengan Ata ibnu Abu Rabah, lalu Ata menceritakan kepadanya bahwa Jabir ibnu Abdullah pernah menceritakan kepadanya bahwa Abu Sufyan keluar dari Mekah (mengadakan perjalanan). Lalu Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah Saw. dan menyampaikan kepadanya bahwa Abu Sufyan berada di tempat anu dan anu. Maka Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya Abu Sufyan sekarang telah berada di tempat anu dan anu. Maka berangkatlah kalian untuk menyerangnya, tetapi rahasiakanlah misi kalian.” Tetapi ada seorang munafik berkirim surat kepada Abu Sufyan, bahwa Muhammad sedang mencarinya, maka dia diminta waspada. Maka Allah menurunkan firman-Nya: Janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul(Nya) dan (Juga) janganlah kalian mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepada kalian. (Al-Anfal: 27), hingga akhir ayat.

Hadis ini garib sekali, dan sanad serta teksnya masih perlu diper­timbangkan

Di dalam kitab Sahihain disebutkan kisah mengenai Hatib ibnu Abu Balta’ah, bahwa ia menulis surat kepada orang-orang Quraisy untuk memberitahukan tentang rencana Rasulullah Saw. terhadap mereka di tahun kemenangan atas kota Mekah. Maka Allah memperlihatkan hal itu kepada Rasul-Nya. Lalu Rasulullah Saw. mengirimkan suatu pasukan untuk mengejar pengirim surat tersebut, hingga surat itu berhasil dicegah dan dikembalikan, lalu Hatib dihadapkan kepada Rasulullah Saw. Dan Hatib mengakui perbuatannya itu. Saat itulah Umar ibnul Khattab bangkit, lalu berkata, “Wahai Rasulullah, bolehkah saya memenggal batang lehernya, karena sesungguhnya dia telah berkhianat terhadap Allah dan Rasul-Nya serta kaum mukmin?” Rasulullah Saw. bersabda:

” دَعْهُ، فَإِنَّهُ قَدْ شَهِدَ بَدْرًا، مَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ اللَّهَ اطَّلَعَ عَلَى أَهْلِ بَدْرٍ فَقَالَ: “اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكُمْ”

Biarkanlah dia. karena sesungguhnya dia telah ikut dalam Perang Badar. Tahukah kamu, mudah-mudahan Allah memperhatikan ahli Badar dan Dia berfirman, “Berbuatlah sesuka kalian, sesungguh­nya Aku telah mengampuni kalian.”

Menurut kami, pendapat yang sahih ialah yang mengatakan bahwa ayat ini bermakna umum, sekalipun benar bahwa ayat ini diturunkan karena latar belakang yang bersifat khusus. Menurut jumhur ulama, hal yang terpakai ialah keumuman dari makna yang dikandungnya, bukan latar belakangnya yang khusus. Perbuatan khianat bersifat umum mencakup semua dosa kecil dan dosa besar yang bersifat permanen dan yang tidak permanen.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: dan juga janganlah kalian mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepada kalian. (Al-Anfal: 27) Amanat artinya sesuatu yang dipercayakan oleh Allah kepada hamba-Nya, yakni hal-hal yang fardu. Dikatakanla takhunu artinya janganlah kalian merusak amanat.

Menurut riwayat lain disebutkan:janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul-(Nya). (Al-Anfal: 27) Yang dimaksud dengan amanat ialah meninggalkan perintah-Nya dan mengerjakan kemaksiatan.

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Ja’far ibnuz Zubair, dari Urwah ibnuz Zubair sehubungan dengan makna ayat ini, yaitu ‘janganlah kalian menampak­kan kebenaran di hadapannya yang membuatnya rela kepada kalian, kemudian kalian menentangnya dalam hati kalian dan cenderung kepada selainnya; karena sesungguhnya hal tersebut merusak amanat kalian dan merupakan suatu pengkhianatan terhadap diri kalian sendiri.

As-Saddi mengatakan, apabila mereka mengkhianati Allah dan Rasul-Nya, berarti mereka mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepada diri mereka. Selanjutnya ia mengatakan pula bahwa dahulu mereka mendengar pembicaraan dari Nabi Saw., lalu mereka membocorkannya kepada kaum musyrik.

Abdur Rahman ibnu Zaid mengatakan, Allah melarang kalian berbuat khianat terhadap Allah dan Rasul-Nya, janganlah kalian berbuat seperti apa yang dilakukan oleh orang-orang munafik.

*******************

Firman Allah Swt.:

{وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ}

Dan ketahuilah bahwa harta kalian dan anak-anak kalian itu hanyalah sebagai cobaan. (Al-Anfal: 28)

Yakni merupakan cobaan dan ujian dari Allah bagi kalian, karena semuanya itu Dialah yang memberikannya kepada kalian untuk melihat secara nyata, apakah kalian bersyukur kepada-Nya atas semuanya itu dan menggunakannya dalam jalan ketaatan kepada-Nya, ataukah kalian sibuk dengan semuanya itu hingga kalian melalaikan-Nya dan menjadikan semuanya sebagai ganti dari-Nya. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Allah Swt. dalam firman-Nya:

{إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ}

Sesungguhnya harta kalian dan anak-anak kalian hanyalah cobaan (bagi kalian); dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (At-Taghabun: 15)

{وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً}

Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan(yang sebenar-benarnya). (Al-Anbiya: 35)

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ}

hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.(Al-Munafiqun: 9)

dan firman Allah Swt. lainnya, yaitu:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ}

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istri kalian dan anak-anak kalian ada yang menjadi musuh bagi kalian, ‘maka berhati-hatilah kalian terhadap mereka. (At-Taghabun: 14), hingga akhir ayat.

*******************

Adapun firman Allah Swt.:

{وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ}

dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. (Al-Anfal:28)

Yakni pahala-Nya, pemberian-Nya, dan surga-surga-Nya; semuanya lebih baik bagi kalian daripada harta-harta dan anak-anak kalian. Karena sesungguhnya adakalanya kalian menjumpai di kalangan mereka musuh bagi kalian sendiri, dan kebanyakan dari mereka tidak dapat memberikan manfaat apa pun kepada kalian. Sedangkan Yang mengatur lagi Yang Memiliki dunia dan akhirat adalah Allah, hanya di sisi-Nya-lah pahala yang berlimpah kelak di hari kiamat. Di dalam sebuah asar disebutkan seperti berikut:

“ابْنَ آدَمَ، اطْلُبْنِي تَجدني، فَإِنْ وَجَدْتَنِي وجَدْتَ كُلَّ شَيْءٍ، وَإِنْ فُتُّكَ فَاتَكَ كُلُّ شَيْءٍ، وَأَنَا أَحَبُّ إِلَيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ”.

Hai anak Adam, carilah Aku, niscaya engkau akan menjumpai-Ku. Jika engkau menjumpai-Ku, niscaya engkau akan menjumpai segala sesuatu. Dan jika engkau tidak menjumpai-Ku, niscaya segala sesuatu tidak engkau dapati. Dan Aku (pahala Allah) adalah yang paling engkau sukai ketimbang segala sesuatu(yang ada).

Di dalam sebuah hadis sahih dari Rasulullah Saw. disebutkan bahwa beliau Saw. pernah bersabda:

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ: مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَمَنْ كَانَ يُحِبُّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ، وَمَنْ كَانَ أَنْ يُلْقَى فِي النَّارِ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ”

Ada tiga perkara, barang siapa yang di dalam dirinya terdapat ketiga-tiganya niscaya dia akan menjumpai manisnya iman, yaitu: orang yang Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai olehnya daripada selain keduanya dan orang yang menyukai seseorang hanyalah karena Allah semata, dan orang yang lebih suka dilemparkan ke dalam api daripada dia harus kembali kepada kekufuran sesudah Allah menyelamatkannya dari kekufuran

Bahkan cinta kepada Rasulullah Saw. harus lebih diprioritaskan daripada cinta kepada anak-anak dan harta benda serta diri sendiri, seperti yang disebutkan di dalam kitab Sahih, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:

“وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ نَفْسِهِ وَأَهْلِهِ وَمَالِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ”

Demi Tuhan Yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan­Nya, tidaklah seseorang di antara kalian beriman sebelum aku lebih disukainya daripada dirinya sendiri, keluarganya, harta bendanya, dan semua manusia.

Fakta Ilmiah Mengapa Anda Takut Melihat Foto Ini

Liputan6.com, Jakarta – Trypophobiadigambarkan sebagai ketakutan terhadap sekumpulan lingkaran atau lubang berbentuk tidak beraturan. Rasa geli dan jijik tersebut biasa timbul saat Anda melihat spon, sarang lebah, gelembung, dan lubang-lubang lainnya.

Psikolog dari Universitas Kent di Inggris percaya mereka telah menemukan penyebab dari kondisi tersebut. Menurut mereka, keengganan melihat hal tersebut timbul karena ketakutan terdalam manusia akan parasit dan penyakit.

Studi mereka tersebut diterbitkan dalam jurnal Cougnition and Emotion. Dalam kesimpulan tersebut, dipaparkan bahwa kondisi itu terkait dengan respons evolusioner untuk menghindari penyakit menular atau infeksi parasit.

Seperti yang mereka soroti, banyak infeksi mengerikan yang memerlukan pola melingkar dan lubang, seperti botflies, cacar, campak, rubela, tifus, demam scarlet, dan lainnya.

Melansir dari Iflscience, ini menjadi fakta tak terbantahkan banyak tanggapan jijik dan keengganan berasal dari fungsi evolusioner untuk menghindari sumber infeksi. Misalnya, banyak orang mual dengan darah dan bau busuk, yang berfungsi untuk mencegah mereka dari kemungkinan sumber penyakit.

Untuk penelitian tersebut, tim peneliti merekrut lebih dari 600 orang di mana setengahnya memiliki trypophobia dan setengahnya tanpa. Mereka kemudian diminta untuk melihat 16 gambar sekumpulan lubang dan menjawab sebuah kuesioner.

Delapan gambar adalah gambar yang berhubungan dengan bagian tubuh yang sakit, seperti ruam atau kutu, sementara delapan lainnya tidak memiliki relevansi dengan penyakit, seperti bekas lubang bor di dinding dan biji polong.

Delapan gambar yang berhubungan dengan penyakit memicu respons negatif di antara kedua kelompok tersebut. Namun, gambar yang tak terkait penyakit hanya memicu respon pada orang dengantrypophobia.

Mereka yang memiliki trypophobia juga melaporkan perasaan jijik, mual, atau keinginan untuk muntah saat melihat gambar tersebut. Mereka juga mengaku mengalami sensasi seperti kulit gatal, bulu kuduk merinding, atau sensasi serangga yang merayap di kulit.

Dampak Buruk Menonton Film Porno Bagi Otak

​Sebuah penelitian mengungkapkan , bahwa menonton film porno dapat berdampak buruk bagi kesehatan otak.

Menonton film atau video pornografi dapat mengeksplorasi fantasi seksual pria maupun wanita. Sejumlah pria beralasan, menonton film porno dapat mendorong rangsangan seksual untuk meningkatkan hubungan intim dengan sang istri.

Tetapi sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa menonton film porno dapat berdampak buruk bagi kesehatan otak. Para peneliti di Jerman menemukan, terlalu sering atau secara teratur menonton film atau video porno dapat membuat volume otak di daerah striatum mengalami penyusutan. Striatum merupakan daerah di otak yang berkaitan dengan motivasi.


Ketika menonton film porno, produksi dopamin akan meningkat sehingga membuat suasana hati bahagia. Akan tetapi, jika terlalu sering justru dapat menurunkan sensitifitas otak terhadap rangsangan seksual.

Otak akhirnya membutuhkan lebih banyak dopamin untuk bisa terangsang secara seksual. Dengan begitu, seseorang pun akan memiliki keinginan lebih banyak untuk menonton film porno.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry tahun 2014, menonton pornografi secara teratur dapat menumpulkan respon terhadap rangsangan seksual dari waktu ke waktu.

Sementara itu, menurut sebuah penelitian tahun 2011 yang diterbitkan dalam Psychology Today, jika terlalu sering menonton film porno, pria atau wanita akan membutuhkan pengalaman seksual yang lebih ekstrim untuk bisa terangsang.

Mereka akan sulit terangsang jika hanya melakukan hubungan seksual biasa. Peneliti menyimpulkan, ponografi dapat menciptakan generasi muda yang putus asa di kamar tidur.

Penelitian lain dari Cambridge University tahun 2013 menemukan, otak orang yang suka menonton film porno mirip dengan pecandu narkoba. Otak mereka yang sering menonton film porno berbeda dengan yang tidak suka.

Hasil scan menunjukkan, ada tiga daerah di otak yang lebih aktif pada orang yang suka menonton film porno sejak usia dini dibanding yang tidak.

Otak Rusak Karena Pornografi Paling Sulit Disembuhkan

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mencatat jumlah kasus pemerkosaan mengalami peningkatan dari 60 kasus selama 2010 menjadi 68 kasus sepanjang 2011 atau naik 13,3 persen. “Dugaan penyebab kenaikan jumlah kasus pemerkosaan akibat mudahnya masyarakat mengakses media yang bersifat pornografi,” kata Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Untung S Rajab di Jakarta, Jumat (30/12/.2011)

Tahukah anda beberapa kenyataan ini?

Setiap detik, 3075,64 USD dibelanjakan untuk pornografi

Setiap detik, 28258 pengguna internet melihat situs pornografi

Setiap detik, 372 pengguna internet mengetikkan kata kunci yang berhubungan dengan pornografi di mesin pencari

Jumlah halaman situs pornografi di dunia saat ini mencapai 420 juta

Gambar data yang dikeluarkan American Demographic Magazine ,

Ternyata USA penyumbang terbesar konten pornografi di dunia Amerika menyumbang 89% situs pornografi di dunia. Jerman, Inggris, Australia, Jepang dan Belanda menyusul di belakangnya.

*Sex adalah topik no #1 yang dicari di Internet

*60% kunjungan internet adalah menuju ke situs sex (porno)

*70% kunjungan pengguna Internet belasan tahun adalah menuju ke situs pornografi.

Pendapatan industri pornografi di Amerika juga mengalahkan revenue tiga besar stasiun TV mereka (ABC, CBS, dan NBC) di gabung jadi satu!. Bagaimana dengan Indonesia? Belum ada angka pasti mengenai revenue industri pornografi di Indonesia. Jangankan industri haram, industri halal saja tidak ada angkanya. Yang sudah pasti: Indonesia berada di urutan ke-7 negara yang mengetikkan keyword “sex” di search engine.

Otak manusia ternyata bisa tidak berfungsi jika terlalu sering melihat sesuatu yang berbau porno. Dilansir dari Sexualrecovery, berikut beberapa gejala orang mengalami kecanduan pornografi:

Ketidakmampuan untuk menghentikan perilaku kecanduannya, walaupun pernah mencoba sebelumnya

Merasa tersinggung atau marah bila kegiatannya dihentikan

Menyembunyikan atau berusaha untuk menjaga rahasia dari semua kegiatan pornografi yang dilakukannya

Tetap melanjutkan kegiatan pornografi meski sudah kehilangan hal berharga dalam hidupnya, seperti hubungan asrama atau kehilangan pekerjaan

Lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang berbau pornografi ketimbang hal lain yang lebih penting.

Untuk dapat menghentikan kecanduan pornografi dibutuhkan kejujuran dan kesadaran. Pecandu pornografi harus mampu jujur mengakui bahwa ia kecanduan dan ingin menghentikan kebiasaannya tersebut. Tidak seperti kecanduan alkohol atau narkoba, kecanduan pornografi lebih sulit untuk mendapatkan bantuan.

Hati2 dampaknya, efeknya sama dengan cedera otak pada orang kecelakaan

Pernah liat orang kepalanya bocor di RS teman / malah saudara sendiri yang tertimpa musibah itu?mereka harus menjalani trepanasi / tulang tengkoraknya dibuka guna menangani perdarahan di kepala yang amat berbahaya kalo kumpulan darah itu dapat menekan otak sampai terjadinya perpindahan posisi otak/ herniasi yang mengakibatkan terganggulah fungsi otak kita.kalau udah terjadi kerusakan otak yang sedang/ berat  maka hilang/ berkuranglah kemampuan/fungsi dari otak itu sendiri untuk melaksanakan aktivitas sehari hari. Pornografi dampaknya sama Otaknya rusak!

Menurut dr. Donald Hilton Jr 

seorang ahli bedah saraf Methodist Speciality and transplant Hospital San Antonio, mengatakan bahwa kerusakan otak akibat ketagihan pornografi lebih sulit disembuhkan dibandingkan kecanduan makan (kegemukan) dan obat-obatan.

Pada umumnya, otak para pecandu pornografi akan memproduksi dopamine dan endorphin yang merupakan bahan kimia otak yang menciptakan rasa senang dan perasaan lebih baik. Bila kebiasaan pornografi ini berlebihan, maka otak akan mengalami hyper stimulating (rangsangan yang berlebihan) sehingga mempengaruhi kinerja neurotransmitter atau zat kimia otak yang mengirim pesan.

Membiarkan terlalu lama menikmati kebiasaan ini akan berakibat fatal yaitu terjadinya penyusutan jaringan otak sebab terus menerus bekerja dan lambat laun otak akan mengalami pengecilan dan rusak permanen.

Ditambahkan sang dokter, kecanduan pornografi lebih parah dari pada kecanduan narkoba, meskipun pada akhirnya kerusakan otak permanen ini dapat disembuhkan dengan berbagai bentuk seperti terapi psikologi, spiritual dan dukungan lingkungan.

Ini berlaku bagi wanita dan pria. Bila seseorang sudah kecanduan pornografi, maka akan tampak terjadi penurunan interaksi sosial dengan lingkungan dan sulit berkonsentrasi. Sementara bagi yang telah memiliki pasangan akan tampak dengan menurunnya rangsangan seksual terhadap lawan jenis.

Pornografi merupakan racun yang menimbulkan kecanduan serupa seperti narkoba, rasa senang yang didapatkan akan memicu untuk melakukan hal yang sama hingga pada akhirnya terikat dan sulit untuk terlepas. Maka dari itu, sedini mungkin sadarilah bahwa pornografi sangat berbahaya bagi kesehatan.

Menurut pakar neuroscience dari Metodist Speciality and Transplant Hospital San Antonio itu, sejatinya semua kecanduan (adiktif) berpengaruh terhadap kerusakan otak. Misalnya, kecanduan makanan (obesitas), judi, narkoba, maupun pornografi.

Hanya, tingkat kerusakan otak akibat kecanduan pornografi dinilai paling tinggi. Jika dibiarkan, hal itu bisa mengakibatkan penyusutan (pengecilan) otak. Ujung-ujungnya, terjadi kerusakan otak. Permanen dan tidaknya kerusakan tersebut bergantung intervensi medis yang dilakukan.

Hilton menyatakan, penyusutan otak bisa berangsur-angsur kembali Normal asalkan dilakukan pengobatan secara intens,

Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun . Sebab, pada dasarnya, otak terus mengalami regenerasi jaringan. ’Dengan demikian, otak yang mengecil itu bisa kembali lagi. Namun, cepat atau lambatnya pemulihan tersebut bergantung kasus kecanduan yang diderita,’’ ujarnya.

Kerusakan otak akibat kecanduan makanan (obesitas) maupun drugs cenderung lebih mudah diatasi ketimbang pornografi.

Menurut dia, ada perbedaan antara otak yang sudah kecanduan terhadap sesuatu dan yang tidak. Otak yang telanjur kecanduan memiliki mekanisme kontrol yang kecil terhadap rangsangan. Sebaliknya, otak yang belum kecanduan masih memiliki kontrol yang besar untuk mencegah perintah agar tidak kecanduan. ’’Sehingga, masih bisa distop,’’ cetusnya.

Berdasar hasil penelitian yang dilakukan Hilton bersama istri-nya, di antara semua kasus kecanduan, pornografi merupakan salah satu yang tersulit. Bahkan melebihi kecanduan obat. Menurut dia, mayoritas anak maupun remaja mengonsumsi tayangan pornografi dari internet.

Lantaran masukan itu hanya datang satu arah atau tanpa melalui diskusi maupun saringan dari orang tua, anak cenderung menerima informasi tersebut secara mentah. Di AS, 10 persen anak muda mengakses situs pornografi.

Menurut Menurut Elly Risman / Psikolog 

Kerusakan otak akibat pengaruh pornografi di mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI), hasilnya sama dengan kerusakan pada mobil saat tabrakan keras.

Pre Frontal Cortex (PFC) akan rusak ketika anak melihat pornografi. Padahal PFC adalah pusat nilai, moral, tempat di mana merencanakan masa depan, tempat mengatur manajemen diri. Bagian otak alis kanan atas inilah yang menentukan jadi apa seorang anak nantinya. Karena itulah PFC juga disebut direktur yang mengarahkan kita.

“Nah pada saat anak kecil dan melihat pornografi si direkturnya belum bisa melarangnya karena belum matang, maka orangtuanya lah yang harus menjadi direktur bagi si anak, tapi mengapa sekarang orangtua malah memberikan anak gadget, HP, dan akses internet secara bebas?”ucap Elly Risman dalam acara seminar parenting bertema “Tantangan Mendidik Anak di Era Digital” yang diselenggarakan SD Integal Luqman Al Hakim Surabaya belum lama ini.

“Setelah melihat pornografi, maka gambar visual pornografi itu akan dikirim ke otak bagian belakang, disebut juga respondent.

Jika respondent tersenggol maka dia akan mengeluarkan hormon dopamin. Dopamin itu akan mengeluarkan zat yang akan membuat anak merasa senang, nikmat,bahagia, dan membuat anak kecanduan, ungkapkanya.

Karena itu, menurutnya candu pornografi itu membuat orang menjadi dissensitifisasi. Gambar porno yang sudah dilihat tidak akan dilihat ulang karena sudah tidak berpengaruh lagi, yang ingin dilihat lagi adalah gambar porno yang lebih dari gambar sebelumnya, karena rasa senstifnya hilang.

Oleh karena itu para pencandu pornografi akan selalu meningkat candunya seperti menaiki tangga, ia ingin lebih, lebih dan lebih lagi.

“Ketika melihat satu kali pornografi maka dia ingin dua, tiga, empat kali lagi,” ujar Elly Risman. Ketika gambar pornografi sering melewati PFC, maka bagian yang menyimpan moral dan nilai, membuat perencanaan hidup ini, akan menciut, mengecil dan akibatnya dorongan seks akan tidak terkendali , karena mata tidak bisa ditahan, otak menjadi rusak dan ketagihan seks.

“Proses melihat pornografi dengan bersetubuh sama, jadi anak yang melihat pornografi mereka bersetubuh dengan gambar –gambar.

Menurutnya selain hormon dopamin yang berproduksi hormon norepinephrine juga akan keluar. Hormon norepinephrine berfungsi sebagai pembeku memori kenangan yang detail.

Seperti seorang istri dengan bagian-bagian-bagian tertentu suaminya, begitu pun sebaliknya. Hormon norepinephrine biasanya keluar setelah bersetubuh. Selain norepinephrine, otak juga akan mengeluarkan hormon oksitosin. Ini adalah adalah Hormon yang mengikat antara suami dan istri.

”Nah setelah mencapai klimaks, maka akan keluar hormon serotonin, hormon ini yang membuat relax dari ujung rambut sampai ujung kaki,” ujarnya.

Karena itu, harapan pada orangtua menjaga anak-anak agar otak mereka tidak rusak sebelum kesiapan peran seksual yang telah diciptakan Allah Subhanahu Wata’ala untuk mereka telah siap dan halal.

Menurutnya, begitulah jahatnya bisnis pornografi menjadikan anak sebagai sasaran tembak empuk, karena mereka ingin anak itu rusak dan menjadi pelanggan pornografi seumur hidup.

Aktivitas Pacaran

Selain pornografi yang mengaktifkan hormon seksual, termasuk di dalamnya adalah aktivitas pacaran. Karena itu, ia sangat menyayangkan film-film remaja saat ini begitu vulgar mengajak anak untuk berpacaran dan berhubungan seks secara bebas. Karena itu, kewaspadaan orangtua terhadap serangan pornografi sangat di harapkan.

”Jangan hanya mengaharap kepada sekolah yang mengajari nilai-nilai agama pada anak, namun orangtua harus berperan aktif membangun moral agama pada diri anaknya sendiri, ” ucapnya.

Kembalikan peran Ibu dan Ayah pada tempatnya. Dan para orangtua harus lebih dulu hadir dalam kehidupan anaknya, bukan mereka yang punya kepentingan bisnis pornografi yang hadir dalam kehidupan anak-anaknya. Sebab anak-anak yang jiwanya selalu merasa sendiri, booring, stress, dan lelah akan sangat gampang dimasuki oleh industri pornografi.

Tinjauan Medis dan Banyaknya Kesurupan di Negara Dunia Ketiga


​Fenomena kesurupan sering terjadi dan ternyata ada sampai berujung maut, seperti yang menimpa seorang mahasiswa di NTT. Bagaimana kesurupan dalam tinjauan medis?

Fenomena kesurupan, selalu dikait-kaitkan dengan keberadaan makhluk halus. Diyakini, makhluk astral masuk ke dalam tubuh manusia dan mengambil alih kendali kesadaran dari si manusia.

Sedangkan di dunia medis, kesurupan dalam istilah medisnya disebut dengan Dissociative Trance Disorder (DTD). Dikutip dari detikhealth, menurut laporan Eastern Journal of Medicine, kasusnya lebih banyak dijumpai di negara dunia ketiga dan negara-negara bagian timur daripada bagian barat.

Di India yang kultur dan budayanya mirip Indonesia, kesurupan atau possesion syndrome atau possesion hysterical merupakan bentuk disosiasi yang paling sering ditemukan. Angka kejadiannya kurang lebih 1 hingga 4 persen dari populasi umum.

Di dunia psikiatri, para pakar mengakui fenomena kesurupan sebagai suatu kondisi yang ditandai oleh perubahan identitas pribadi. Banyak orang mengatakan kesurupan disebabkan oleh suatu roh atau kekuatan, namun dalam dunia medis hal-hal seperti itu tidak dikenal.

Beberapa pakar psikiater menyebutkan tekanan sosial dan mental yang masuk ke dalam alam bawah sadar sebagai biang penyebab kesurupan. Banjir, tsunami, gizi buruk, ketidakadilan, upah kecil, kesenjangan yang sangat mencolok dan lainnya adalah beberapa contoh tekanan tersebut.

Dilansir dari Psychnet, Senin (22/2/2010), ada beberapa gejala yang biasanya menyerang orang kesurupan di antaranya:

Bertindak lepas kontrol dan berbeda dari biasanya

Hilang kesadaran akan sekitarnya dan tidak sadar dirinya sendiri

Sulit membedakan kenyataan atau fantasi pada waktu yang sama

Perubahan nada suara

Kesusahan berkonsentrasi

Kadang-kadang hilang ingatan

Kondisi seperti itu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti spiritual, sosial, psikologi dan lainnya. Dengan melakukan screening dan pemeriksaan secara keseluruhan, faktor penyebabnya pun bisa diketahui.

Sementara kesurupan massal yang beberapa kali pernah terjadi sering sekali terjadi sebenarnya pada awalnya merupakan kesurupan individual dan kemudian berubah menjadi massal dikarenakan orang lain yang melihat peristiwa tersebut menjadi tersugesti.

Gejala-gejala beberapa waktu sebelum kesurupan antara lain kepala terasa berat, badan dan kedua kaki lemas, penglihatan kabur, badan terasa ringan, dan ngantuk.

Perubahan ini biasanya masih disadari oleh subjek, tetapi setelah itu ia tiba-tiba tidak mampu mengendalikan dirinya, melakukan sesuatu di luar kemampuan dan beberapa di antaranya merasakan seperti ada kekuatan di luar yang mengendalikan dirinya.

Mereka yang mengalami kesurupan merasakan bahwa dirinya bukanlah dirinya lagi, tetapi ada suatu kekuatan yang mengendalikan dari luar. Keadaan saat kesurupan ada yang menyadari sepenuhnya, ada yang menyadari sebagian, dan ada pula yang tidak menyadari sama sekali.

Berdasarkan jenis kelamin, perempuan mempunyai risiko lebih besar untuk kesurupan dibandingkan laki-laki. Hal ini mungkin karena perempuan lebih bersifat gampang dipengaruhi dibanding laki-laki.

Ini yang Terjadi Ketika Orang Alami Fenomena Kesurupan

​- Di masyarakat, fenomena kesurupan beberapa kali terjadi. Nah, ketika seseorang disebut mengalami fenomena ini, sebenarnya dari sisi kajian psikiatri, apa yang dialami oleh yang bersangkutan?

“Secara psikiatri ada splitting secara personalitas. Terjadi disosiasi atau kehilangan asosiasi antara dirinya dengan kenyataan,” kata dr Tun Bastaman, SpKJ(K) dari RS Jiwa Dharmawangsa saat dihubungi detikHealth, Jumat (7/4/2017).

Dengan kata lain, disosiasi adalah kondisi di mana seseorang dalam keadaan tidak sadar dan dia menjadi orang lain. Setelah peristiwa itu terjadi, lanjut dr Tun, yang bersangkutan akan mengalami amnesia. Nah, amnesia inilah yang disebut sebagai ciri khas dari fenomena kesurupan ini.

Sebab, pada orang yang disebut kesurupan, setelah peristiwa itu selesai dia akan mengalami amnesia. Soal apa faktor yang menyebabkan terjadinya splitting, menurut dr Tun umumnya karena faktor emosi. Misalnya trauma yang berat. Ketika mengalami trauma berat, seseorang tidak bisa menanggung beban akibat trauma tersebut.

Baca juga: Seseorang Kesurupan Sampai Meninggal, Benarkah Bisa Terjadi?

“Kemudian diputus traumanya terus dia jadi diri yang lain. Trauma juga bisa muncul karena pengalaman masa kecil yang menyakitkan sehingga sangat berat bagi orang tersebut untuk menanggungnya,” tutur dr Tun.

“Kayak mendapat kekerasan saat kecil, karena terlalu berat traumanya, dia nggak mau mengingat. Terlebih, saat mengalami trauma yang berat ada defense mecchanism mental untuk memutus trauma berat itu dari ingatannya. Kemudian dia berubah jadi orang lain sehingga dia lebih happy,” imbuh dr Tun.

Nah, pada kasus yang menimpa seorang mahasiswa bernama Fabianus di Kupang yang meninggal setelah disebut mengalami kesurupan, dilaporkan Fabianus sudah sering mengalami kesurupan. Apakah hal ini bisa terjadi?

“Kalau terjadi berulang, dia bisa saja hilang timbul, fluktuatif. Bisa jadi pada kasus ini, ada hubungan dengan tekanan di dalam otak (tekanan intrakranial). Atau mungkin ketika tekanan di otaknya agak longgar, dia sadar, jadi kumat-kumatan. Ini tergantung posisi dan kondisi gangguan fisik. Misal tumor atau infeksi yang bisa mengakibatkan tekanan intrakarnial di dalam otak. Atau bisa juga ada gangguan pembuluh darah terus aliran darahnya tersumbat,” kata dr Tun.